FF-The MIrror Chapter 4

29 01 2012

Author: Cyra
Genre: horror, comedy,fantasy
Rating: PG-13
Length: chaptered
Casts: Onew, Key, Jonghyun, Minho, Taemin
Summary: They found a mirror, will the mirror show them who’s the fairest of them all?
Disclaimer: SHINee are belong to the Almighty God…this is purely for fun  (and some ideas are taken from RL STINE work and Harry Potter fiction tales)

Chapter 4 : Are you for real?
—-

Hanya Onew yang paling terakhir tahu mengenai kisah cermin itu. Ia sendiri juga mungkin tak akan tahu mengenai kisah cermin itu dan masih tertidur nyenyak bila Jonghyun tak sengaja menginjak kakinya saat sedang sibuk berargumen dengan Minho mengenai cermin itu.

“Kau bohong!”, bentaknya pada pemuda jangkung itu. Minho berkacak pinggang dan lupa pada kesopanan pada hyung-nya,”Justru Hyung yang bohong !!! Taemin juga tidak lihat apa-apa !!! Ya kan Tae?”. Yang ditanya hanya pura-pura sibuk membaca buku catatannya,”A..aku tak mau bicara lagi soal cermin itu. Aku…mau belajar”, katanya sambil pura-pura sibuk meneliti daftar isi buku berbahasa Inggris itu dengan serius.

“Aish….bilang kau lihat apa ?!”, Jonghyun menghentakkan kakinya ke lantai namun malah menginjak permukaan lembut. “Adduuuuhhhhhhh…sakitttt……ada apa sih?”. Jonghyun terkesiap, ia sama sekali lupa soal Onew hyung ! ,”Mian Hyung !! Kau tidur terus dari tadi…ayo banguunnnnnn”, ia menarik Onew yang tak bergairah.

Singkat cerita, Onew akhirnya mengetahui kisah cermin itu. Jonghyun menceritakannya dengan bersemangat, Key malah dengan tetesan air mata, Minho malah membantah dengan keras. Namun Onew sedikit curiga dengan sikap Taemin. Rasanya bocah itu menyembunyikan sesuatu?, pikirnya. Namun yang dilirik curiga kini benar-benar pura-pura sibuk dan pura-pura lupa. Ia benci cermin itu !! KIni setiap Minho hyung mengajaknya bicara selalu terbayang di wajahnya adegan itu. Adegan dimana ia mencium lembut bibir Minho hyung ! Ah..sial !!!, Taemin memaki keras dalam hati.

Onew yang masih setengah mengantuk melangkah terseok-seok menuju basement. Semilir harum ayam bakar mencapai hidungnya. Ia menjadi bersemangat. Sudahlah…lihat cermin bodoh itu sebentar lalu segera makan !!! Pikiran mengenai ayam bakar membuatnya sedikit bertenaga. Ia menatap cermin itu lama dan bulu kuduknya meremang. Cermin ini tampak mengerikan !!, pikirnya. Ia menoleh kesana kemari dan menemukan sepotong kain kumal di kakinya. Ia memungutnya dan berniat menutupi cermin itu dengan kain. Namun kegiatannya terhenti saat ia menatap bayangan di cermin.

A…APA-APAAN?, batinnya bingung.

Bayangan di cermin itu memang dirinya, memang wajahnya dan memang bajunya !! Namun ia tidak memegang kain dan jelas-jelas tidak tampak baru bangun tidur. Melainkan wajah itu tampak segar dengan make up yang sempurna dan senyum lebar di wajahnya.

Onew bengong sejenak dan menatap potongan kain kumal yang ia pegang, apa dia masih mimpi ya?. Ia menatap bayangan cermin itu lagi sambil mengerutkan kening. Kini wajah segar itu tersenyum semakin lebar dan melambaikan tangan dengan mesra. Bulu kuduk Onew semakin meremang, apa itu memang bayanganku atau bukan sih?. Kini bayangan itu tersenyum semakin manis dan …berganti pakaian !! Benar !!! Kini ia tampak seperti Onew yang akan perform !! Wajah sempurna terawat dengan make up, rambut yang sudah di-style rapi, jaket hitam, kemeja mahal, celana jeans ketat keluaran terbaru dan sepatu docmart warna biru tua.

Onew mengamati penampilannya sendiri malam itu. Rambut coklat awut-awutan, sweater biru tua dan celana training adidas yang sudah mulai kumal. Ia menggaruk kepalanya yang tak gatal. Ini pasti karena kelamaan tidur !!! . Tapi kini ia memicingkan mata dan menatap balik bayangan yang tampak rapi dan tampan itu dengan hati penasaran.

“Si…siapa ya?”, akhirnya pertanyaan bodoh itu keluar dari bibirnya.

Bayangan wajah itu tersenyum manis,”Kamu juga kenal….ini aku. Onew. Ondubu. Lee Jinki. Tofu. Atau apalah”, ia tersenyum.

Onew membanting kain itu ke lantai dan siap berlari namun bayangan itu memanggilnya,”Tungguuuuuuuuuuu !!!!!!!!!!!!! Onew….kesini bentar dong. Please?”. Onew menatap bayangan wajah itu dan merasa canggung menatap bayangan mata coklat itu. Matanya sendiri. Namun kenapa terasa lain?.

“Ada apa?”, tanyanya tak bergairah. “Begini….”…namun Onew tak mendengar penjelasan lain lagi. Ia hanya melihat cahaya terang benderang menyilaukan mata dan selanjutnya semua gelap.

to be continued….

A/N : Satu chapter lagi !! Buat yang baca please komen donk…thanks ya…^^





FF-THE MIRROR Chapter 3

29 01 2012

Author: Cyra
Genre: horror, comedy,fantasy
Rating: PG-13
Length: chaptered
Casts: Onew, Key, Jonghyun, Minho, Taemin
Summary: They found a mirror, will the mirror show them who’s the fairest of them all?
Disclaimer: SHINee are belong to the Almighty God…this is purely for fun  (and some ideas are taken from RL STINE work and Harry Potter fiction tales)

—-

Chapter 3 : What mirror?

—-

Minho mencibir saat mendengarkan penjelasan Jonghyun hyung dan Key hyung. “Tidak mungkin ! Mana ada cermin yang begitu !!! Lagipula….semua gadis juga tahu, yang paling tampan di SHINee itu ya Key hyung ! Bukan aku ! Jangan bodoh begitu, arra?”, ia mencibir lagi. Entah kenapa semua cerita itu terasa bodoh dan tak masuk akal.

Lagipula jelek-jelek begini ia juga mahasiswa, kalangan berpendidikan !! tanpa bermaksud merendahkan kedua hyungnya yang belum ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana, pemuda itu merentangkan tangannya lebar-lebar,”Segala sesuatu harus dilihat dengan logika dan penjelasan. Segala sesuatu ada alasan dan penjelasannya !! Mungkin dari unsur psikologis, lapar atau lelah misalnya. Dari unsur fisika, mungkin ada tipuan cahaya. Atau karena kebetulan saja. Atau apalah. Makanya…maaf ya Hyung, aku tak percaya cerita bodoh semacam itu”.

Key meringkuk dengan nyaman dibalik selimutnya yang tebal. Ia masih terisak-isak dan memastikan wajahnya masih tampak sama (meski penuh dengan air mata) dari balik sebuah cermin kecil yang ia pegang. Dan Jonghyun disampingnya, mencoba menenangkannya dengan sebisanya. Key menghela nafas panjang,”Coba kau ke bawah dan lihat sendiri. Beritahu aku apa yang kau lihat”, katanya. Minho memutar bola matanya,”Fiiinneeee !!!! If you say so”, ia lalu melesat pergi. Jonghyun menepuk pundak Key,”Jangan sedih terus ya….you will always be the fairest”, ia lalu mengecup keningnya lembut dan membuat Key merasa tenang, aman, dan damai seketika.

Minho melesat menuju basement dan melihat cermin yang dimaksud. Ia merasa dongkol dan dipermainkan. Padahal tadi ia sedang nyenyak dengan Taemin disampingnya ! Kenapa ia harus buang-buang waktu untuk hal bodoh semacam ini?. Namun karena ia sayang juga pada hyung-nya itu maka ia menurut. Ia bersidekap di depan cermin tua itu…lalu…2 menit…4 menit….6 menit…hingga 15 menit berlalu dan ia masih tampak seperti biasa. Mana bayangan aneh dan pendar cermin kebiruan seperti cerita Jong dan Key hyung tadi?. Ia mendesah lalu kembali ke kamar Key hyung yang menantinya dengan tegang. “Cermin apa? What mirror? Aku tak melihat apa-apa ! Hanya cermin tua biasa !! Key hyung dan Jonghyun hyung mempermainkanku ya?!”, akhirnya Minho menjadi kesal.

Taemin terbangun mendengar jeritan Minho itu. Namun Onew masih tampak nyenyak disampingnya. Wajahnya tertutupi bantal dan dengkuran halus masih terdengar jelas. Taemin berjalan terseok-seok menuju sumber suara dan memukul pundak Minho lembut,”Ada apa Hyung?’, tanyanya dengan “muka bantal” dan suara serak. Minho memaki dirinya dalam hati, kenapa ia harus teriak-teriak ? makanya Taemin jadi bangun ! Ia merasa menyesal telah membuat magnae itu bangun. Namun, dia sudah bangun kan…jadi apa boleh buat?.

Akhirnya Minho, Jonghyun dan Key menceritakan mengenai perihal cermin itu. Tanpa perlu disuruh, Taemin melesat pergi menuju cermin itu. Ia terkikik geli melihat penampilan “muka bantalnya” di cermin namun ia menatap cermin itu lama. Ayo…tunjukkan padaku apa saja !!!. perasaanya seketika menjadi senang. Ohhh……benarrr….cermin itu berpendar kebiruan dan Taemin menatapnya dengan mata terbelalak lebar. Ia mengerutkan kening…apa itu? Oh pasangan sedang berpegangan tangan !! Ia mengenali jam biru dan gelang kayu itu…kepunyaannya. Jadi , ia menggenggam tangan seseorang..siapa ya?? Taemin semakin bersemangat. Gambar kini berganti menjadi sebuah restoran Prancis bergaya romantis dengan banyak lilin disana. Ia terkikik geli. Dan menunya…steak !! daging tentunya. Taemin semakin terbelalak lebar saat gambar di cermin menampilkan ia sedang memejamkan mata dan mencium seseorang. Aaahhhh !!!!! perasaannya membuncah. Siapa? Siapa?

Siapa? Ia mengikik geli. Lalu adegan ciuman mesra dan lembut itu berhenti dan seperti dalam film….kamera itu bergerak mundur dan menampilkan sebentuk bibir yang merah merekah sempurna, sebuah senyuman, hidung yang mancung, mata yang besar dan tajam…dan…Taemin mengerutkan kening…siapa ya? Dan,”ARRGHH!!!!!”, Taemin membekap mulutnya sendiri. Denyut jantungnya menggila. Kenapa bisa? Kenapa bisa cermin itu menampilkan dirinya yang berciuman mesra dengan Minho hyung? Ke…kenapa bisa?.

Minho menghentikkan kegiatannya menonton televisi dan menatap magnae itu dengan bersemangat,”Nah Taemin…kau lihat apa di cermin itu?”. Taemin terpaku menatap bibir Minho hyung, yang entah bagaimana, tampak ranum. Ia bergidik, seram,”Aniyo…aku tak lihat apa-apa”.

Minho terbahak,”Nah benar kan !!! Pasti Jonghyun dan Key hyung bohong pada kita !! Kubilang juga apa !!”, ia bersenandung penuh kemenangan lalu meraih telepon dan memesan makanan.

to be continued…





FF : THE MIRROR Chapter 2

24 01 2012

Author: Cyra
Genre: horror, comedy,fantasy
Rating: PG-13
Length: chaptered
Casts: Onew, Key, Jonghyun, Minho, Taemin
Summary: They found a mirror, will the mirror show them who’s the fairest of them all?
Disclaimer: SHINee are belong to the Almighty God…this is purely for fun  (and some ideas are taken from RL STINE work and Harry Potter fiction tales)

—-

Chapter 2 : The fairest

“Cermin apa?”, Key menatap wajah pemuda disampingnya sambil mengerutkan kening. Ia menggaruk pipinya yang tak gatal. Ia masih tak paham semua perkataan yang diucapkan pemuda itu padanya dengan berapi-api. Lagipula ia tak serius mendengarkan. Jadi yang terdengar hanya kata-kata “hebat”, “tampan”, “gagah” dan “cermin”. Lalu, kata-kata bodoh apa lagi mengenai cermin ajaib?.

Jonghyun menepuk bantal disampingnya dengan kesal,”Cermin itu…rasanya sih bisa menampilkan apa yang kita inginkan. Awalnya dia tampak normal. Tapi…dia bisa memperlihatkan apa yang kita ingin lihat !!”, Jonghyun bercerita dengan bersemangat, pipinya tampak kemerahan oleh energi dan adrenalin serta sejumput perasaan senang. Masih terbayang dengan jelas di memorinya, tubuhnya yang tinggi semampai menjulang hingga 185 cm. Oh indahnya !.

Key mendesah dan menepuk bisep Jonghyun dengan gemas,”Kau mempermainkanku ya?! Itu kan ada di buku dan filmnya Harry Potter !! Kau kira aku bodoh?”, ia mendesis lalu melangkah pergi. Tapi Jonghyun menangkap lengan ramping itu dengan cepat,”Kalau tak percaya…kau ke basement dan lihat sendiri. Tapi …jangan beritahu yang lain ya ! Ini rahasia kita !!”, Jonghyun meremas lengan ramping itu sebelum pandangan matanya beralih ke berita siang mengenai perkiraan cuaca.

Key menggembungkan pipi, ya sudah….ia lalu beranjak dengan gontai menuju basement sambil melangkahi Onew, Taemin dan Minho yang tidur siang dengan lelap di lantai. Bungkus-bungkus keripik kentang memenuhi lantai dan Key menghitung ada sekitar 8 kaleng soda yang tergeletak tak beraturan di lantai. Ia mendesah, nanti ia harus bersih-bersih deh.

Ia menuju basement dan menatap cermin tua itu. “Apa bagusnya? Sudah tua…jelek pula”, ia bergidik menatap cermin tua besar yang baginya tampak menyeramkan itu. Namun ia tak urung juga menatap bayangan wajahnya di cermin yang menampilkan wajah yang ia sudah sangat kenal. Kulit putih bersih, tulang pipi yang tinggi, mata tajam yang mirip mata kucing, bibir penuh yang kemerahan, alis tebal yang terukir sempurna. Ia merapihkan rambut pirangnya dan menatap cermin tua itu sambil berkata,”Mirror..mirror on the wall….who’s the fairest of them all?”, ia tersenyum lebar lalu menampilkan sederetan gigi yang putih bersih sempurna. Ia terkikik geli dan membentuk V dengan jarinya,”Obviously…me !!!”.

Ia mengendikkan bahu dengan acuh. Cermin bodoh. Atau tepatnya…Jonghyun hyung bodoh. Apa ia kebanyakan minum soju?, pikir Key dengan heran sambil menaiki tangga dan terkekeh geli.

Langkahnya terhenti ketika ia menyadari cermin itu bercahaya dengan pendar kebiruan yang tampak mistis. Bulu kuduknya meremang…apa-apaan itu? . Ohh….otak cerdasnya berputar cepat,”Jonghyun hyung !! Kau permainkan aku ya? Kau pasang lampu ya? Dasar…cih…”, ia mendesis kesal. Namun ia tetap membungkukkan badan dan menatap cahaya cermin itu dan terkesiap saat menatap gambar yang tampak di cermin itu.

APA ITUUUUUUUUUU??????????????? Denyut jantungnya langsung berdenyut cepat saat matanya menatap cermin itu dengan mulut terbelalak. Ia…ia….itu dia? Apakah itu Kim Kibum? Oh bukan…bukankah itu Choi Minho? Benar !!! Cermin itu menampilkan Minho. Minho sedang tertawa. Minho sedang bermain basket. Minho sedang tertidur pulas dengan Taemin disampingnya. Minho sedang menyeruput kopi. Lalu Minho sedang membuka pakaiannya dan menampilkan perutnya dengan 6 pack yang sempurna melangkah menuju shower. Key mengerutkan kening, lalu ia ingat pertanyaanya tadi pada cermin. Dan kini pertanyaannya seolah mengejeknya,”Who’s the fairest of them all?”.

Tangannya memukul railing tangga dengan keras. Ia menjadi marah ! “Hey cermin bodoh !! Tidak perduli menurutmu Minho itu paling tampan…menurutku yang paling tampan itu aku..ya aku !! Weeekkk”, ia menjulurkan lidah dan beranjak pergi. Namun cermin itu semakin menampilkan cahaya terang,”Aish ! Apa sih…lagipu…”, lidah Key mendadak beku. Ia menatap bayangan wajah dirinya yang sudah biasa ia kenal. Kulit putih bersih, tulang pipi yang tinggi, mata tajam yang mirip mata kucing…BUKAN !!! TIDAAAKKKKK !!!!

Cermin itu menampilkan sosok yang sangat kurus dengan kulit pucat, rambut pirang dengan ujung kecoklatan yang tampak menjijikkan, hidung besar, alis tebal yang awut-awutan dan mata yang menjorok keluar. Kulitnya juga banyak sekali noda kehitaman dan jerawat. Serta giginya …berwarna kehitaman. Key terkesiap. Apa benar…itu aku?. Ia menyentuhkan tangannya ke pipinya, yang pada kenyataanya putih bersih namun tampak merah kehitaman di cermin itu. Air mata mulai turun membasahi pipinya…bagaimana ini?

Bagaimana fans akan mencintaiku kalau begini? Uangku nanti akan habis untuk operasi plastik ! Tapi…apa sesuatu yang seperti ini bisa diperbaiki dengan silicon cair saja? Sesuatu membuncah didadanya. Hatinya sakit sekali dan air mata keluar tak terbendung lagi. Isakan itu kini berubah menjadi jeritan. Jonghyun dan Minho berlari tergopoh-gopoh mendengarkan suara itu dan menuju basement.

Minho yang paling dulu sampai (itu sih karena kakinya terlalu panjang ! batin Jonghyun kesal) ,”Hyunggg !!! Ada apa? Apa kau sakit?? Apa kau terluka?? Apa kau punya utang kartu kredit? Apa? Apa? “, Minho dengan panik menatap Hyung-nya itu namun ia masih tampak seperti biasa. Hanya wajahnya basah dengan air mata.

Jonghyun memeluk Key dengan lembut,”Ssssttt….sudah”. Lalu pikirannya teringat sebulan lalu ketika Key membeli beberapa pasang celana jeans limited edition. Apa benar ini karena utang kartu kredit ya?, batinnya bertanya-tanya. Key membuka mulutnya dengan susah payah dan akhirnya mampu bersuara,”A….aku je…jelek”, bisiknya di tengah isakannya yang kini membahana ke seluruh studio apartemen itu.

to be continued…





FF : THE MIRROR – Chapter 1

24 01 2012

Author: Cyra
Genre: horror, comedy,fantasy
Rating: PG-13
Length: chaptered
Casts: Onew, Key, Jonghyun, Minho, Taemin
Summary: They found a mirror, will the mirror show them who’s the fairest of them all?
Disclaimer: SHINee are belong to the Almighty God…this is purely for fun  (and some ideas are taken from RL STINE work and Harry Potter fiction tales)

Chapter 1 : Found it !

Tak banyak yang bisa dikerjakan minggu siang itu. Suasana yang panas dan cuaca yang berawan membuat kelima pemuda itu lebih banyak menghabiskan waktu di dalam studio apartemen mereka sambil sibuk memainkan game.

Kening pemuda tertinggi yang memegang joystick itu mengerut dengan penuh konsentrasi. Ia paling benci kalah, bahkan dalam dunia virtual sekalipun. Karena itu penting baginya untuk menang. Lagipula taruhannya cukup tinggi siang itu. Siapa yang menang, dia berhak memesan makan siang paling banyak.

Siapa yang tak akan tergiur dengan taruhan seperti itu?

Pemuda itu menghela nafas sebelum memutar joysticknya kekiri sedikit dan…whusshhh !!! Gooolll !!! Ia menang !!!. Ia bersorak girang dalam hati, sementara keempat pemuda yang lain menggerutu menahan kesal.

“Dia menang lagi ! Sudah kali keberapa ini?”, gerutu pemuda berotot sambil membanting joystick-nya ke lantai.
Untunglah lantainya berkarpet, kalau tidak mungkin ia akan semakin marah kalau harus membeli joystick atau gamepad baru.

“Entahlah…sepertinya kemenangan ke lima? Sumpah deeehhh…aku menyerah!”, pemuda lain yang paling muda mengerucutkan bibirnya sambil menatap pemuda yang menang yang duduk disampingnya dengan kesal.

Pemuda lain yang berambut pirang mengibaskan majalahnya dengan sambil lalu,”Bosan ! Bagaimana kalau permainan yang biasa saja? Yang lainnnya?”, matanya menyiratkan bahwa ia punya ide licik.

Pemuda berambut berwarna coklat gelap mengembungkan pipinya lalu berujar,”Game yang biasa? Err…main kartu maksudmu?”, ia bergidik. Mengingat kekalahannya yang cukup fatal beberapa waktu lalu yang membuat ia mengharuskannya minum 20 kaleng yoghurt sekaligus. Itu bukan hal yang mudah lho !! Ditambah lagi itu membuatnya cegukan tanpa kenal ampun selama 3 hari .

Pemuda tinggi itu tersenyum lebar lalu mengalungkan lengannya ke pemuda kurus disampingnya yang masih mengerucutkan bibir,”Kau keliatan manis sekali kalau seperti itu. Tenang Taemin-ah, apapun makan siang kita pasti kita akan senang-senang !!”, ia mengedipkan mata dengan cara yang menjijikkan dan membuat Taemin, si pemuda yang dirangkulnya, mengerutkan kening.

Pemuda berotot yang bernama Jonghyun itu mengambil sebuah bantal dan melemparkannya ke arah si pemuda tinggi, namun gagal. Malah akhirnya menimpa pemuda berambut pirang yang sibuk meneliti lembaran halaman mode majalahnya,”Ya ! Jonghyun pabo !! Apa-apaan kau hah?!”. Jonghyun langsung bangkit dari tempat duduknya dan langsung menghampiri si pirang,”Mian…maksudku mau melempari si sombong Choi Minho itu !!!”, ia menunjuk si pemuda jangkung dengan dagunya dan tatapan sebal,”Tapi malah kena kau yang manis ini…maaf ya…jangan marah yaaaaaa…..”, Jonghyun menjawil pipi si pemuda pirang lengkap dengan senyum manis dan puppy dog eyes membuat si pirang terkesima sejenak.

Dalam helaian satu detik yang terasa lama itu, Jonghyun menikmatinya. Jonghyun menikmati sentuhan lembutnya di pipi si pemuda pirang itu. Dan Minho menikmati pemandangan “manis” yang duduk disebelahnya. Dan semua itu buyar saat suara perut seseorang merusak segalanya. Keras pula.

“Yaaaaaaaa…..Hyung !! Kau selapar itu?!”, jerit si pemuda pirang sambil menatap pemuda berambut coklat gelap yang memegangi perutnya dengan tampang malu.
“Benaaaarrrr !!! Meski aku kalah, boleh tidak aku minta pake ayam bakar lengkap seperti biasa?”, pintanya sambil memelas. “Andwae!!”, pemuda pirang itu memekik,”Kan kau baru sarapan ayam goreng tadi pagi ! Kau mau sakit kolesterol hah?!”, bentaknya galak. Jonghyun menampilkan sederetan giginya yang rapih lalu menjawil pipi pemuda pirang itu lagi,”Key, biarkan saja Onew Hyung makan ayam semaunya ya? Lagipula dia sudah tua…apa salahnya menikmati hidup?”.
Si pemuda berambut coklat gelap bernama Onew itu bangkit sambil berkacak pinggang,”Apa maksudmu tua , Kim Jonghyun !!! Aku yang begini muda, tampan dan gagah kau bilang tua?!”. Minho dan Taemin terkikik berbarengan, well, kalau leader kan memang yang paling tua.

Key menjulurkan lidahnya,”Memang tua kan…dibanding kami. Ya sudah….bagaimana kalau Hyung minum segelas air dulu yang banyak baru kita main lagi”, Key melangkah pergi. Onew memegangi bahunya dengan cepat,”Apa maksudmu minum air? Kan aku laparnya se-ka-raaanggg !!!!”. Key mendesah panjang,”Aduh Hyung, please, sekarang baru jam 10 . Belum waktunya makan siang !!”, ia pergi sambil berlari diikuti Jonghyun yang terkekeh geli.

Onew termangu di tempat untuk beberapa saat lalu melirik Minho dan Taemin yang masih menatapnya dengan geli. Dimana rasa kepemimpinannya saat ini ? Sepertinya terlipat entah kemana ! Ia mendesah panjang lalu bergegas menuju dapur dan meminum segelas besar air. Sementara itu Key dan Jonghyun menuju basement dan membongkar beberapa kotak dan dus-dus yang sudah tampak lapuk dimakan waktu. Hatsyiii !!!!! Jonghyun bersin dan menyeka hidung serta matanya yang berair,”Key-ah, kau cari game apa sih?”, ditatapnya sosok langsing yang sibuk membongkar dus yang tampak menjijikkan. “Game monopoli. Ingat? Waktu itu kita sering bersenang-senang main game itu. Aku mau game itu. Well…kalau ketemu”, katanya sambil masih sibuk membongkar barang-barang itu lalu….,”HATSYYIIIIMMMM!!!!!!!!!!!”. Jonghyun terperanjak kaget,”Bersinmu parah sekali ! Lebih parah dariku ! Ya sudah, kau keatas saja, biar aku yang cari !!!”, buru-buru ia mendorong sosok langsing itu ke atas tangga. “Baiklah, if you insist”, lalu Key beranjak menuju tangga namun langkahnya terhenti saat disadarinya tangan Jonghyun masih menempel di pinggangnya. Ia memutar tubuhnya dan menatap Jonghyun yang terbelalak ngeri.

“A..kenapa?”, tanya Key heran. Jonghyun masih menempelkan lengannya di pinggang pemuda itu,”Kenapa pinggangmu jadi sekecil ini,oh?! Kau harus lebih banyak makan !!!”, pekiknya cemas. Pipi Key memerah,”Memangnya apa urusan pinggangku denganmu? Ayo lepaskan !!”. Jonghyun melepaskan tangannya dengan enggan,”Maaf”. Akhirnya Key menaiki tangga dengan marah, suara bedebum yang ia timbulkan itu cukup jelas menyatakan kekesalannya.

Namun ia berhenti didepan kaca yang tergantung di depan tangga dan menatap bayangan yang ditampilkan dengan seksama. Kulit putih bersih, tulang pipi yang tinggi, mata tajam yang mirip mata kucing, bibir penuh yang kemerahan, lengan yang ramping. Ah…kurasa aku tampak baik-baik saja, kata Key membatin lalu kembali menuju ruang tengah.

Jonghyun menghela nafas panjang lalu menarik t-shirtnya menutupi hidung dan kembali membongkar dus lapuk itu. AKhirnya…”Ketemu !!”, ia memekik gembira dan menepuk-nepuk debu dari kotak monopoli itu dengan gembira. Ia melangkah menuju tangga dan siap meninggalkan basement yang berdebu itu namun sesuatu di sudut matanya menarik perhatiannya.

Apa itu?,batinnya.

Pemuda berotot itu melangkah dengan ragu-ragu menuju sudut ruangan basement sambil mengerutkan kening. Ia tak ingat pernah melihat benda itu sebelumnya. Kapan benda itu ada disini? Lagipula, rasanya ia tak pernah melihatnya sekalipun semenjak ia pindah kesini. Jadi? Pikirannya melayang kemana-mana. Tanpa ia sadari, ia sudah mendekati benda itu. Kira-kira tingginya sih 2 meter-an, batinnya. Ditutupi secarik kain lapuk yang mungkin dulunya putih. Tapi kini berubah entah kuning entah abu-abu. Jonghyun menutupi hidungnya lagi dengan t-shirtnya lalu menarik sepotong kain itu dengan tangannya yang bebas.

“OHHH!!!!”, mulutnya membentuk “o” dengan sempurna dan menatap bayangan yang menatapnya kembali. Ia tersenyum lebar,”Ck..ck..ck…Kim Jonghyun ! Liat dirimu ! Kau sempurna sekali !! Lihat ototmu ! Lihat dada bidangmu ! Yah….kau memang hebat !!”, Jonghyun tersenyum puas menatap bayangan dirinya di cermin tua itu. Ia menonjolkan otot bisepnya dan bersiul penuh kekaguman. Namun wajah penuh senyum itu sedikit mengerut saat pandangan matanya menuju ke bawah,”Yaaa…Kim Jonghyun…kakimu memang pendek sih, tapi kau tetap tampan dan mempesona !!!!”, ujarnya penuh semangat.

Ia terkikik geli dan merapikan poninya sambil menatap cermin tua itu dengan perasaan ganjil sekaligus senang. Cermin tua itu memang keliatannya tua dan seram, tapi benar-benar besar dan bagus !! Apa tidak bisa dibawa ke ruang tengah ya?, batinnya bertanya-tanya.

“KOM JONGHYUN !!! Kau sedang apa? Lama bangettt !!!”, jerit Key dari ruang tengah. Ooopssss….Kim Jonghyun segera menyambar kotak monopoli itu dan berlari ke atas. Sekilas, ia merasa cermin itu bersinar. Dan tangannya berhenti di railing tangga dan terkesiap…benarr !! Cermin itu bercahaya !!! warnanya berpendar kebiruan !!! Jonghyun penasaran dan menatap lebih dekat.

Ia membungkukkan badan dan menatap cermin tua aneh itu dan terbelalak menatap gambar yang ada di cermin itu. Itu dia Kim Jonghyun !! Dan lihat ototnya !! Dan lihat rahangnya yang tampak sempurna !! Dan lihat wajah itu !! Dan..dan..dan…tubuh yang tinggi semampai sempurna. 185 cm !!!! . Kini mata Jonghyun basah dengan air mata. Benar, memang itu dia. Kim Jonghyun yang tinggi, gagah dan sempurna !!.

Minho mengerutkan kening menatap Jonghyun yang kotor penuh debu dan tetes air mata di pipinya,”Hyung…ada apa?”, tanyanya. Jonghyun hanya mendesah panjang, terdengar nikmat dan bahagia,”Aku ini….pemuda yang hebat”, katanya. Key mendengarnya dan mengambil kotak monopoli dari tangannya dan mengerutkan kening, kenapa lagi dia? Kebanyakan angkat beban?. Ia tak ambil pusing dan menggelar permainan itu di karpet. Jonghyun menatap sosok langsing itu dengan penuh sayang. Ia akan memberitahunya segera, sebuah rahasia. Rahasia cermin ajaib. Dan Cuma Key yang boleh tahu soal itu.

Ia mendelik menatap Minho, Taemin dan Onew yang asyik membagikan kartu monopoli. Jelas mereka tidak boleh tahu !!!, batinnnya bersikeras.

to be continued..





The love that hurts : My SHINee Story

8 01 2012

I just bought “SHINING SHINEE” unofficial biography book and there were some encrypt and fan stories so I thought I was going to write the same thing….^^



THE LOVE THAT HURTS : MY SHINEE STORY

—-

Siang itu di sebuah toko buku di Bandung, gua menatap sekumpulan barisan majalah yang kembali menampilkan sebuah boyband berjumlah 13 orang asal KOrea Selatan itu. SO I thought, again?. Hm, karena nggak terlalu tertarik gua cuman asal browsing dan kembali meneliti kumpulan judul majalah itu (tanpa niat membeli). Dua orang pelajar SMP berdiri di samping gua dan sibuk berceloteh dan bergosip mengenai Tiffani SNSD (kalau tidak salah). Lalu salah seorang pelajar mendesah dengan cukup keras,”Oi ! Yang ada SHINee nya habis !!”, ia menggerutu panjang lebar sambil menghentakkan kaki.

DI siang hari yang panas itu, gua menatap rok biru mereka dan raut serius yang terpancar di mukanya. Demi Shinee. Siapapun itu. Temannya yang baik hati menggamit lengannya dengan lembut,”Ayo kita cari lagi !!!”. Dan mereka beranjak pergi. SHINee…hmm….dan di suatu siang yang panas itu, dalam sebuah takdir yang dibawa oleh seorang gadis SMP…SHINee pun “memperkenalkan diri”.

Karena penasaran, gua kembali mencari toko buku lain dan mencari SHINee…..tapi si gadis SMP tadi tak tampak. Apa dia sudah duluan pergi?. Itu dia SHINee….5 orang. Kutatap cover majalah itu sambil lalu, oh, jadi ini yang tadi dicari si gadis?. Gua melupakan cover itu, tapi nggak bisa melupakan raut wajah serius si gadis. As you can tell, curiosity kill the cat.

SO I killed the cat that day, out of my boredom. Waktu browsing di internet, gua mulai mencari-cari data SHINee….waktu itu lagu LUCIFER yang berkumandang. Dan waktu itu pernah lihat sekali MV RING DING DONG di TV but I wasn’t interested but thought that song was quite catchy. OHHHH…jadi SHINee itu yang itu !!!!. Dan karena berhubung pekerjaan gua adalah sebagai dosen, salah satu hal yang harus dilakukan adalah membuat penelitian. Research, so to speak.

Rasa penasaran itu belum hilang keesokan harinya hingga gua kembali mencari data mengenai SHINee dan lagu LUCIFER itu. Dan gua anggap saja takdir, lagu LUCIFER-nya SHINee dianggap sebagai lagu aliran satanisme di suatu laman. Menggelikan !! Bagian mananya yang lagu aliran setan?. Karena bosan dan merasa bahwa topik itu sangat lucu sekali jadilah SHinee sebagai bahan research gua. Dan jadilah THE ANALYSIS INTERPRETING OF SHINEE HIT SINGLES.

Selama mengerjakan research itu, rasanya cukup menyenangkan meski melelahkan. And in the end, I have to listened to their songs and came with a conclusion that they were actually a really good singers. Since they can sing many different genre of songs !!!.

Meski researchnya selesai, rasa penasaran gua untuk SHINee rupanya belum selesai. Dan gua menonton “SHINee baby”. I had a great laugh. ANd came to sense to somehow…understand them even better. They were so amazing !!!!. Entah kenapa meski format acaranya sangat lucu dan membuat gua terpingkal-pingkal sampai detik ini….there’s a bigger picture. They were real !! They are not fake !! They were not fabricating or faking the way they are and what’s on their mind….seolah-olah mereka bilang, nggak usah malu jadi diri sendiri. Aren’t they great or what?.

Dan begitulah. So they finally have a piece of my heart. All 5 of them. Bukan hanya karena mereka berbakat dan easy on the eyes, seperti kata Darcy pada Bridget Jones,”I like you just the way you are”. And so it goes, the way I feel for those boys.

Tapi ternyata menjadi seorang noona untuk mereka tidak gampang. Dan tidak gampang juga “memberikan” sekeping hati yang kadung dimiliki. Mungkin para ABG dan para gadis dalam rok biru itu gampang saja meneriakkan cinta mereka pada SHinee, pada dunia , tanpa harus menghadapi tatapan penuh tanda tanya atau kening yang berkerut.

SEorang teman sekantor menertawakan gantungan hape gua yang bertuliskan SHINee. Dan seorang gadis SMA menatap gua dengan pandangan penuh menyelidik saat gua beli kalender SHINee, atau bahkan buku SHINING SHINEE kemaren itu. Saat di angkot, dua gadis SMP terkikik dan saling memandang saat menatap gantungan hape SHINee gua. Salah seorang berbisik dan yang lain terkikik. Hampir saja menjerit, memangnya kenapa? Naega wae, oh ????

Semenjak “mengenal” SHINee, rasanya hampir setiap hari juga hidup gua seperti lagunya TVXQ yang “Before you go”.

If you feel it’s a burden
That all my senses are focused only on you
I will leave now
If I made you suffer
Because I couldn’t control my feelings
I will go now

I was afraid that like “hooc”
You might fly away from my side
Not a day could I rest saying “hugh”
I didn’t know then that I was hurting you
With my foolish obsession

Just know this before you go
That I was the only man who loved you only
So stupid was I
An idiot a scumbag who couldn’t even protect you
If you stay beside me ’till the end
You’ll be more heartbroken, you might fall
Made a very good choice
A person who will set you free
Will come to you

Tapi, for me, love is not a crime. It’s not wrong !! And so does what I feel for SHINee at the moment. Even though it hurts, it gives me pain, it gives me laugh, it gives me a good time and most of time it makes me skint….but I just can’t let it go.

Because Onew, Taemin, Key, Minho and Jong…..

Don’t look at me with worried eyes, I’m okay

So that’s my SHinee story. The love that hurts. And yet, still I have ROMANTIC in my heart. Saranghae….

signed,
-Cyra-








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.